Informasi Kartu Perjalanan Pebisnis APEC – Umum

Informasi Kartu Perjalanan Pebisnis APEC

Asia Pacific Economic Cooperation yang selanjutnya disingkat dan disebut dengan APEC, adalah organisasi Negara-negara Asia Pasifik yang didirikan di Canberra pada bulan November 1989 bertujuan membangun kerja sama ekonomi.

Saat ini APEC memiliki 21 (dua puluh satu ) anggota ekonomi yaitu : Australia, Brunai Darussalam, Kanada, Chili, Cina, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Philipina, Rusia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Indonesia, Hong Kong, Jepang dan Korea selatan.

Meningkatnya kegiatan Perjalanan para pebisnis dalam bidang perdagangan dan investasi negara-negara anggota APEC dengan mobilitas tinggi memerlukan efisiensi waktu dalam melakukan kegiatan tersebut oleh karenanya sangat membutuhkan kemudahan dalam proses Keimigrasian, berdasarkan pertimbangan tersebut timbul kesepakatan dan rekomendasi forum APEC untuk memberikan kemudahan kegiatan lalulintas Keimigrasian bagi pebisnis negara-negara anggota APEC dalam Skema Kartu Perjalanan Pebisnis APEC (APEC BUSINESS TRAVEL CARD / ABTC)

Selanjutnya guna mengokomodir para Pebisnis maka pada tanggal 15 Agustus 2002 di Acapulco Mexico, Indonesia telah menandatangani keikutsertaan dalam skema Kartu Perjalanan Pebisnis APEC, dan pelaksanaan pemberian KPP APEC sudah dimulai sejak 01 Mei 2004.

APEC BUSINESS TRAVEL CARD yang selanjutnya disingkat dan disebut dengan ABTC adalah Kartu Perjalanan Pebisnis yang berlaku di negara-negara anggota APECyang menerapkan skema KPP APEC sebanyak 19 negara anggota. Tujuannya adalah mempercepat proses keluar masuk ke sebuah negara bagi para pemegangnya, yakni para pelaku bisnis yang sangat mementingkan waktu, karena dengan ABTC pebisnis tidak perlu lagi mengajukan permohonan visa setiap kali ingin bepergian ke negara-negara partisipan ABTC serta mendapat fasilitas pelayanan di bandara dengan jalur khusus.

No.

Negara

Bandara

Lama Tinggal

1.

Australia

Adelaide, Brisbane, Cairns, Darwin, Sydney, Melbourne, Perth

90 hari

2.

Brunei Darusalam

Brunei International Airport

90 hari

3.

Chili

Santiago International Airport

90 hari

4.

Cina

Beijing International Airport, Pudong International Airport (Shanghai)

60 hari

5.

Hongkong

Hongkong International Airport

60 hari

6.

Indonesia

Jalur Khusus:

Soekarno-Hatta (Jakarta), Ngurah Rai (Bali), Juanda (Surabaya), Batam Center (Batam).

Tanpa Jalur Khusus:

1. Bandar Udara

Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Hang Danim (Batam), Minangkabau (Padang), Sam Ratulangi (Manado), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Adi Sucipto (Yogyakarta), Selaparang (Mataram), Sepinggan (Balikpapan), Hasanuddin (Makasar), El Tari (Kupang), Adi Sumarmo (Surakarta), Ahmad Yani (Semarang), Husein Sastranegara (Bandung).

2. Pelabuhan Laut

a. Batam

Sekupang, Batu Ampar, Nongsa, Marina, Teluk Senimba.

b. Medan

Belawan.

c. Tanjung Uban

Bandar Bintan Telani, Lagoi, Bandar Sri Udana Lobam.

d. Tanjung Pinang

Sri Bintan Pura

e. Dumai

Yos Sudarso

60 hari

7.

Jepang

New Tokyo (Narita), Kansai (Osaka), Central Japan (Centair, Nagoya)

60 hari

8.

Korea Selatan

Incheon (Seoul)

90 hari

9.

Malaysia

Kuala Lumpur

60 hari

10.

Meksiko

???

90 hari

11.

Selandia Baru

Auckland, Christchuch, Welington

90 hari

12.

Papua Nugini

Jackson

?? hari

13.

Peru

Jorge Chavez

90 hari

14.

Filipina

Ninoy Aquino (Manila)

59 hari

15.

Singapura

Changi

60 hari

16.

Taiwan

Chiang Kai Shiek (Taipei), Kaohsiung

90 hari

17.

Thailand

Bangkok, Phuket, Chiang Mai

90 hari

18.

Vietnam

Noi Bai (Hanoi), Tan Son Nhat (Ho Chi Minh City)

60 hari

19.

Rusia

???

?? hari