Covid-19

Informasi Peraturan Keimigrasian Selama Masa Pandemi Covid-19

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Pemegang Visa dan/atau Izin Tinggal yang sah dan berlaku melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) tertentu setelah memenuhi protokol kesehatan.
  • Visa dan/atau Izin Tinggal tersebut meliputi:
    1. Visa dinas;
    2. Visa diplomatik;
    3. Izin Tinggal dinas;
    4. Izin Tinggal diplomatik;
    5. Izin Tinggal terbatas; dan
    6. Izin Tinggal tetap.
  • Awak alat angkut yang datang dengan menggunakan alat angkutnya.
  • Orang Asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan

Orang Asing (sesuai ketentuan pelarangan sementara) dan Warga Negara Indonesia dapat masuk Wilayah Indonesia setelah memenuhi persyaratan:

  1. Menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR di negara asal, maksimal pengambilan sampel 3 x 24 jam sebelum jam keberangkatan. Hasil tes ditunjukkan saat pemeriksaan kesehatan saat kedatangan.
  2. Menunjukkan kartu atau sertifikat (berupa fisik maupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap.
  3. Orang Asing yang berusia di bawah umur 12 tahun, yang bersama orang tuanya akan masuk ke wilayah RI ataupun akan melakukan penerbangan domestik, dikecualikan dari persyaratan untuk menunjukkan kartu/sertifikat vaksinasi COVID-19.
  4. Orang Asing pelaku perjalanan internasional yang hendak memasuki wilayah RI wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksinasi COVID-19 dengan dosis lengkap sesuai dengan ketentuan protokol vaksinasi yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan/pabrik farmasi yang memproduksi vaksin dimaksud dan berlaku di negara/wilayah domisili yang bersangkutan.
  5. Orang Asing yang merupakan kru aktif dari penerbangan ataupun anak buah kapal yang akan melakukan perjalanan internasional keluar dari wilayah RI, tidak diberlakukan persyaratan untuk menunjukkan kartu/sertifikat vaksinasi COVID-19, namun tetap wajib memenuhi persyaratan protokol kesehatan lainnya yang berlaku.
  6. Kewajiban menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi COVID-19 (berupa fisik maupun digital) dikecualikan kepada Orang Asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas dan Orang Asing yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
  7. Mengunduh dan mengisi aplikasi eHAC Indonesia (Indonesia Health Alert Card) melalui telepon pintar, kemudian tunjukkan detail kepada petugas saat kedatangan. Atau kunjungi HTTPS://INAHAC.KEMKES.GO.ID/ untuk pengisian melalui situs web.

Saat kedatangan anda akan diminta untuk melakukan tes RT-PCR dan diwajibkan menjalani karantina terpusat total selama 8 x 24 jam, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Bagi WNI, antara lain pekerja migran Indonesia, pelajar/mahasiswa, pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas, akan dikarantina di Wisma Pademangan dengan biaya ditanggung oleh pemerintah.
  2. Bagi WNI di luar kriteria di atas serta WNA akan diminta menjalani karantina di tempat akomodasi karantina yang telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Kesehatan dengan biaya seluruhnya ditanggung masing-masing (tidak ditanggung oleh pemerintah).
  3. Bagi kepala perwakilan asing dan keluarga yang bertugas di Indonesia dapat melakukan karantina di kediaman masing-masing selama 8 x 24 jam.
  4. Para diplomat, staf, dan keluarganya, serta WNA umum wajib melakukan isolasi di hotel selama 8 x 24 jam yang dapat dipilih secara mandiri sesuai daftar hotel/penginapan yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan akomodasi isolasi COVID-19 oleh Kementerian Kesehatan, dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri.
  5. Setelah melakukan karantina selama 8 x 24 jam, anda akan dites ulang RT-PCR. Jika hasilnya negatif Anda akan diperkenankan melanjutkan perjalanan dan disarankan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Jika hasilnya positif, bagi WNI akan dilakukan perawatan di rumah sakit dengan biaya ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, sedangkan bagi WNA biaya seluruhnya ditanggung masing-masing (tidak ditanggung oleh pemerintah).
  6. Kewajiban karantina dikecualikan bagi WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri keatas ke Indonesia dan WNA yang masuk ke Indonesia melalui skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Bandara dan pelabuhan internasional tertentu tetap berjalan untuk perjalanan yang sifatnya penting atau mendesak, dan pengangkutan barang.

Daftar Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang dijadikan pintu masuk ke Wilayah Indonesia selengkapnya dapat dilihat di KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAM TENTANG TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI TERTENTU SEBAGAI TEMPAT MASUK DAMA MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU.

Berikut 7 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Udara tempat masuk dan keluar wilayah Indonesia selama masa adaptasi kebiasaan baru.